BAB VI TEKNIK PENGOLAHAN DATA DAN KOMUNIKASI DATA
A.
TEKNIK PENGOLAHAN DATA
Pengolahan data merupakan bagian yang amat penting dalam
metode ilmiah, karena pengolahan data, data tersebut dapat diberi arti dan
makna yang berguna dalam memecahkan masalah penelitian.
1.
Batch Processing Sistem
Pada computer generasi kedua memperkenalkan Batch
Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu
dieksekusi secara berurutan. Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi
sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya
fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.
Batch Processing adalah sebuah teknik Sistem Operasi
mengumpulkan satu program dan data besama didalam sebuah batch sebelum
pemrosesan dimulai. Sistem operasi melakukan berberapa aktivitas berikut yang berhubungan
dengan proses batch:
·
Sistem
operasi mendefinisikan sebuah pekerjaan yang telah didefinisikan terlebih
dahulu rangkaian perintah. program. dan data sebagai sebuah unit.
·
Sistem
operasi menjaga beberapa pekerjaan didalam memory dan mengeksekusinya tanpa
adanya informasi manual
·
Pekerjaan
diproses di order of submission .
·
Ketika
job selesai dieksekusi, memori yang digunakan dilepas dan output untuk
pekerjaan tersebut terkopi kedalam sebuah output kumparan untuk mencetak
selanjutnya atau proses selanjutnya.
Keunggulan:
·
Batch
Processing mengambil pekerjaan yang banyak dari operator Komputer
·
Meningkatkan
performa sebagai sebuah pekerjaan yang dimulai lebih cepat dari pekerjaan
sebelumnya yang diselesaikan tanpa intervensi manual.
Kekurangan:
·
Kesulitan
untuk debug program
·
Sebuah
pekerjaan dapat memasuki perulangan tak terbatas .
·
Berhak
untuk meniadakan skema proteksi, satu batch pekerjaan dapat mengakibatkan
pekerjaan tertunda.
2.
Multi Programming
Multi programming adalah bentuk dasar dari pengolahan
paralel yang memungkinkan untuk menajalankan beberapa program pada waktu yang
bersamaan. Komputer yang multiprogramming dapat diartikan sebagai sebuah sistem
komputer yang telah dialokasikan dengann sumber daya untuk lebih dari satu aplikasi
bersamaan, pekerjaan atau pengguna. Kemampuan multiprogramming dikembangkan
sebagai fitur dari sebuah sistem operasi di akhir 1950-an dan mulai digunakan
di komputer mainframe di pertengahan 1960-an akhir. Hal ini mengikuti
pengembangan sistem perangkat keras yang memiliki logika sirkuit dan set
instruksi yang diperlukan untuk memfasilitasi transfer kontrol antara sistem
operasi dan satu atau lebih aplikasi independen lainnya.
Dalam multiprogramming, ketika suatu program dieksekusi,
program lainnya sedang dalam keadaan menunggu. Setelah program yang dalam
status menunggu selesai maka CPU akan kembali untuk mengeksekusinya. Selama
suatu program butuh dieksekusi, CPU tidak pernah dalam keadaan idle/istirahat.
Perpindahan proses antarprogram tersebut dinamakan switching.
Contoh nyata dari multiprogramming sendiri adalah :
menjalankan program Microsoft Word bersamaan dengan Windows Media Player.
3.
Time Sharing System
Time Sharing System adalah suatu teknik penggunaan online system
oleh beberapa pemakai secara bergantian menurut waktu yang diperlukan pemakai.
Alasannya :Karena waktu perkembangan proses CPU semakin cepat,
Alasannya :Karena waktu perkembangan proses CPU semakin cepat,
sedangkan alat Input/Output tidak dapat mengimbangi
kecepatan dari CPU, maka kecepatan dari CPU dapat digunakan
secara efisien dengan melayani beberapa alat I/O secara
bergantian.
Fungsi TS Supervisor :Memberikan
waktu pada program yang sedang
diproses oleh CPU.
Fungsi Transfer
Monitor :Mengawasi
jalannya (transfer) informasi ke terminal
Disk
4.
Computer Network
Computer Network adalah jaringan telekomunikasi yang
memungkinkan komputer untuk bertukar data. Koneksi fisik antara perangkat
komputasi jaringan didirikan dengan menggunakan media baik kabel atau media
nirkabel. Yang paling terkenal jaringan komputer adalah Internet.
Perangkat jaringan yang berasal, rute dan mengakhiri data
disebut node jaringan. Nodes dapat mencakup host seperti server dan komputer
pribadi, serta perangkat keras jaringan. Dua perangkat dikatakan jaringan
ketika proses dalam satu perangkat dapat bertukar informasi dengan proses pada
perangkat lain.
Dukungan aplikasi jaringan komputer seperti akses ke
World Wide Web, berbagi penggunaan aplikasi server dan penyimpanan, printer,
dan mesin faks, dan penggunaan email dan aplikasi instant messaging. Sisa dari artikel
ini membahas teknologi jaringan area lokal dan mengklasifikasikan mereka sesuai
dengan karakteristik sebagai berikut: media fisik yang digunakan untuk
mengirimkan sinyal, protokol komunikasi yang digunakan untuk mengatur lalu
lintas jaringan, bersama dengan ukuran jaringan, topologi dan niat
organisasinya.
B.
KOMUNIKASI DATA
Komunikasi data adalah sebuah proses pengiriman dan
penerimaan data atau informasi dari dua atau lebih device (contoh device
seperti : komputer atau laptop atau printer dan alat komunikasi lainnya).
Komunikasi berasal dari bahasa inggris “Communication“,
secara emitologi berasal dari bahasa latin yaitu “Communis” yang memiliki arti yaitu “berbagi” atau
“menjadi milik bersama” komunikasi berarti suatu proses pembangunan saling
pengertian dan menciptakan dan menggunakan informasi agar terhubung satu sama
lain. Data berasal dari kata “datum” yang berarti materi atau kumpulan fakta
yang di pakai untuk keperluan suatu analisa.
Komunikasi adalah pertukaran data antara dua perangkat
melalui media transmisi tertentu, contohnya kabel. Untuk data yang menggunakan
komputer pengiriman data menggunakan sistem transmisi elektronik biasanya
disebut dengan istilah komunikasi data. Data adalah informasi yang disajikan
oleh isyarat angkat biner yaitu 0 dan 1.
1.
Peralatan Komunikasi Data
a.
Konsentrator
Perangkat ini merupakan tulang punggung utama suatu
jaringan komputer yang banyak digunakan saat ini, khususnya bila topologi yang
digunakan adalah star. Sesuai namanya, konsentrator digunakan untuk memusatkan
akses seluruh node baik berupaclient (PC, laptop, PDA UMPC, dsb),
gateway-routermaupun server yang terhubung ke jaringan
b.
Hub
Secara sederhana, Hub merupakan konsentrator yang
bersifat statis dan membagi akses jaringan secara merata kepada seluruh node
yang terhubung, tanpa mempedulikan apakah node tersebut aktif atau tidak
c.
Switch
Secara fisik, nyaris tidak ada perbedaan bentuk yang
signifikan antara Hub dengan Switch. Namun Switch memiliki keunggulan yang
menyebabkan para administrator jaringan memilih untuk meninggalkan Hub,
meskipun harga Switch saat ini masih sedikit lebih mahal. Switch mampu membagi
akses jaringan hanya kepada node yang aktif, sehingga bila node yang aktif
sedikit, akses jaringan lebih cepat
d.
WAP (Wireless Access Point)
WAP merupakan perangkat yang mengijinkan perangkat nirkabel
(wireless) untuk terhubung ke jaringan komputer menggunakan standar WiFi maupun
standar lain yang sesuai. WAP biasanya menyebarkan akses dari koneksi jaringan
kabel. Perangkat yang ingin terhubung pada jaringan yang disebarkan oleh WAP
harus memiliki WiFi-adaptor. Cakupan wilayah penyebaran akses WAP biasa dikenal
dengan istilah hot - spot
e.
Transmitter / Receiver
Seperti telah dijelaskan di atas, transmitter dan
receiver bekerja secara simultan pada satu perangkat. Saat ini terdapat
berbagai macam perangkat transmitter dan receiver, seperti LAN-card, modem
maupun WLAN-adaptor
f.
LAN Card
Pada jaringan berskala local (LAN) data komputer
ditransmisikan melalui media transmisi dan diterima kembali di komputer
penerima melewati sebuah LAN-card atau disebut juga Network Interface Card
(NIC) atau Ethernet-card. Pada komputer, LAN-card biasa dipasang pada salah
satu slot ekspansi pada motherboard komputer. Pada NIC terdapat konektor yang
berfungsi untuk memasang kabel komunikasi yang terhubung dalam jaringan
g.
Modem
Modem berfungsi untuk mengirim dan menerima sinyal –
sinyal data pada komputer yang terhubung pada jaringan luas secara langsung.
2.
Komponen Komunikasi Data
Sumber (Source)
Komponen yang membangkitkan data atau informasi yang akan
di transmisikan, dapat berupa alat input pada komputer. Alat ini dapat mengubah
informasi audio (suara), Video, atau teks menjadi satuan data untuk di proses
pada sistem komputer. Salah satu contoh
nya adalah komputer, telepon.
Pengirim (Transmitter)
Sebuah alat yang berfungsi sebagai memproses data yang
berasal dari sumber (Source) untuk di salurkan ke sistem transmisi. Bentuk
fisiknya dapat berupa komputer personal yang dapat mengolah segala bentuk
informasi atau secara khusus dapat berupa pesawat telepon untuk komunikasi
dengan informasi berupa audio (suara).
Sistem transmisi
Ialah sebuah jalur yang menghubungkan sistem sumber
dengan sistem tujuan media yang digunakan menggunakan wireless.
Penerima (Receiver)
Alat untuk menerima sinyal dari sistem transmisi dan
memprosesnya untuk dijadikan informasi.
Tujuan (Destination)
Salah satu komponen yang menerima informasi yang telah
dikirimkan oleh Receiver (penerima) dan diubah menjadi informasi yang sama saat
di kirimkan.
C. JARINGAN
KOMPUTER
Jaringan komputer (jaringan) adalah jaringan
telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling berkomunikasi
dengan bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai
tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan
layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client)
dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini
disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi
jaringan komputer.
1.
Topologi Jaringan
Topologi Jaringan komputer adalah metode atau cara yang
digunakan agar dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya.
Struktur atau jaringan yang digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan
komputer lainnya bisa dengan menggunakan kabel ataupun nirkabel (tanpa kabel).
2.
Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer Beserta Bentuk
Jaringan Dan Kelebihan Kekurangan
1) Topologi Ring
Topologi ring atau sering disebut dengan topologi cincin
merupakan suatu topologi jaringan yang dipakai untuk menghubungkan sebuah
komputer dengan komputer lainnya dalam sebuah rangkaian yang berbentuk
melingkar seperti cincin. Jenis topologi jaringan ini umumnya hanya menggunakan
LAN card agar masing-masing komputer terkoneksi.
Kelebihan Topologi Ring:
·
Biaya
untuk instalasinya murah
·
Performa
koneksi cukup baik
·
Proses
instalasi dan konfigurasi cukup mudah
·
Implementasinya
mudah dilakukan
Kekurangan Topologi Ring :
·
Jika
terjadi masalah, troubleshooting jaringan ini terhitung rumit
·
Pada
jaringan ini tabrakan arus data sangat rentan terjadi
·
Koneksi
pada jaringan akan terputus jika salah satu koneksi bermasalah
2) Topologi Bus
Topologi bus adalah topologi jaringan yang lebih
sederhana. Pada umumnya topologi jaringan ini dilakukan pada installasi
jaringan berbasi kabel coaxial.
Topologi bus memakai kabel coaxial pada sepanjang node client dan konektor.
Jenis konektor yang digunakan adalah BNC, Terminator, dan TBNC.
Kelebihan Topologi Bus:
·
Kemudahan
dalam penambahan client atau workstation baru
·
Mudah
digunakan dan sangat sederhana
·
Biaya
instalasi murah karena kabel yang digunakan sedikit
Kekurangan Topologi Bus:
·
Sering
terjadi tabrakan arus data
·
Proses
pengiriman dan penerimaan data kurang efisien
·
Topologi
bus yang lama sulit untuk dikembangkan
·
Jika
ada masalah pada kabel, misalnya terputus, maka komputer workstation akan
terganggu.
3) Topologi Star
Topologi star atau disebut juga dengna topologi bintang
adalah topologi jaringan berbentuk bintang dimana pada umumnya memakai hub atau
switch untuk koneksi antar client. Topologi jaringan komputer ini paling sering
digunakan saat ini karena memiliki banyak kelebihan.
Kelebihan Topologi Star:
·
Jaringan
topologi ini tetap berjalan baik walaupun salah satu komputer client bermasalah
·
Tingkat
keamanan data pada topologi ini cukup baik
·
User
lebih mudah mendeteksi masalah pada jaringan
·
Lebih
fleksibel
Kekurangan Topologi Star:
·
Topologi
ini terhitung mahal karena menggunakan cukup banyak kabel
·
Seluruh
komputer dalam jaringan ini akan bermasalah jika hub atau switch mengalami
masalah
·
Topologi
star sangat tergantung pada terminal pusat.
4) Topologi Mesh
Topologi mesh adalah sebuah topologi yang bisa digunakan
untuk rute yang banyak. Jaringan pada topologi ini menggunakan kabel tunggal
sehingga proses pengiriman data menjadi lebih cepat tanpa melalui hub atau
switch.
Kelebihan Topologi Mesh:
·
Bandwidth
limit nya cukup besar
·
Security
data pada topologi ini sangat baik
·
Tidak
terjadi tabrakan arus data karena jalur pengiriman data sangat banyak
Kekurangan Topologi Mesh:
·
Kabel
yang dibutuhkan jumlahnya banyak
·
Biaya
installasi topologi mesh sangat mahal karena menggunakan banyak kabel
·
Installasinya
sangat rumit
5) Topologi Tree
Topologi tree atau topologi pohon adalah hasil
penggabungan dari topologi bus dan topologi star. Topologi tree pada umumnya
dipakai untuk interkoneksi antara hirarki dengan pusat yang berbeda-beda.
Kelebihan Topologi Tree:
·
Dapat
dan mudah dikembangkan menjadi topologi jaringan yang lebih luas
·
Susunan
topologi ini terpusat secara hirarki sehingga pengaturan data menjadi lebih
mudah
Kekurangan Topologi Tree:
·
Topologi
tree memiliki kinerja jaringan yang lambat
·
Penggunaan
kabel yang sangat banyak sehingga biaya installasinya mahal
·
Kabel
backbone merupakan sentral dari topologi ini
·
Bila
komputer bagian atas bermasalah, maka komputer bagian bawah juga akan
bermasalah
6) Topologi Peer to Peer
Topologi peer to peer adalah topologi jaringan yang
sangat sederhana karena hanya menghubungkan 2 komputer. Pada umumnya topologi
peer to peer memakai satu kabel saja untuk menghubungkan kedua komputer agar
bisa saling berbagai data.
Kelebihan Topologi Peer to Peer:
·
Biaya
installasi sangat murah
·
Proses
installasi mudah
·
Setiap
komputer dapat berperan sebagai server atau client
Kekurangan Topologi Peer to Peer:
·
Topologi
ini sangat sulit dikembangkan
·
Security
dalam topologi ini sering bermasalah
·
Proses
troubleshooting termasuk rumit
·
Baca
juga: Pengertian Topologi Peer to Peer
7) Topologi Linier
Topologi linier atau sering disebut dengan topologi bus
berurut. Topologi ini umumnya hanya memakai satu kabel utama sebagai konektor
masing-masing titik sambungan pada setiap komputer.
Kelebihan Topologi Linier:
·
Mudah
dikembangkan
·
Penggunaan
kabel sedikit
·
Tata
letak topologi linier sederhana dan mudah
·
Topologi
ini tidak membutuhkan kendali sentral
Kekurangan Topologi Liner:
·
Kepadatan
trafik data cukup tinggi
·
Security
data tidak terjamin
·
Baca
juga: Pengertian Topologi Linier
8) Topologi Hybrid
Topologi Hybrid adalah gabungan dari beberapa topologi
yang berbeda dan membentu jaringan baru. Dengan kata lain, jika ada dua atau
lebih topologi yang berbeda terhubung dalam satu jaringan maka topologi
jaringan tersebut akan membentuk topologi hybrid.
Kelebihan Topologi Hybrid:
·
Topologi
ini sifatnya fleksibel
·
Penambahan
koneksi lain pada topologi ini menjadi sangat mudah
Kekurangan Topologi Hybrid:
·
Proses
installasi dan pengaturannya cukup rumit
·
Manajemen
pada topologi hybrid sangat sulit dilakukan
·
Biaya
untuk membuat topologi ini cukup mahal







Komentar
Posting Komentar