BAB V MANAJEMEN FILE DAN ORGANISASI DISK
A.
Pengertian
manajemen file
File
system atau manajemen file adalah metode dan struktur data yang digunakan
sistem operasi untuk mengatur dan mengorganisir file pada disk atau partisi.
File system juga dapat diartikan sebagai partisi atau disk yang digunakan untuk
menyimpan file-file dalam cara tertentu. Cara memberi suatu filesystem ke dalam
disk atau partisi dengan cara melakukan Format.
B. Tingkatan Data
1.
Character
Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua
macam nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar dasar yang
dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang
merupakan sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan
saja (on dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data.
Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam
memori. Byte merupakan sekumpulan bityang secara konvensional terdiri
atas kombinasi delapan bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan
satu buah karakter dalam memori. Contoh: Kode Ascii untuk J ialah 10101010. Jadi byteadalah kumpulan bit yang membentuk satu
karakter (huruf, angka, atau tanda). Dengan kombinasi 8 bit, dapat diperoleh 256 karakter (= 2 pangkat 8).
2.
Field
Field atau kolom adalah unit terkecil yang disebut
data. Field merupakan sekumpulan byte yang mempunyai makna.
Contoh: Joni yang merupakan field nama. Jadi field ibarat kumpulan
karakter yang membentuk suatu kata.
3.
Record
Record atau baris adalah kumpulan item yang secara logic
saling berhubungan. Setiap record dapat dikenali oleh sesuatu yang
mengenalinya, yaitu field kunci. Jadi record ibarat kumpulan kata yang
membentuk satu kalimat yang berarti, misal gambar 1 mewakili kalimat: Joni
memenmpuh mata kuliah MIS (kode IS101) dengan nilai A.
File atau tabel adalah kumpulan record yang sejenis dan
secara logic berhubungan. Pembuatan dan pemeliharaan file adalah faktor yang
sangat penting dalam sistem informasi manajemen yang memakai komputer. Jadi
tabel ibarat kumpulan baris/record yang membentuk satu tabel yang berarti.
5.
Database
Database merupakan kumpulan file-file yang berhubungan secara
logis dan digunakan secara rutin pada operasi-operasi sistem informasi
manajemen. Semua database umumnya berisi elemen-elemen data yang disusun ke dalam
file-file yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu,
tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi
data untuk kegunaan tertentu. Jadi, suatu database adalah menunjukkan suatu
kumpulan tabel yang dipakai dalam suatu lingkup perusahaan atau instansi untuk
tujuan tertentu. Contoh suatu database adalah database akademik yang berisi
file-file: mahasiswa, dosen, kurikulum, dan jadwal yang diperlukan untuk
mendukung operasi sistim informasi akademik.
C. Organisasi Disk
1.
Sistem
Operasi DOS
Sistem
operasi DOS adalah pendahulunya windows. Dalam sistem operasi DOS, terdapat dua
jenis perintah:
·
Perintah internal
(internal command), yakni perintah-perintah yang telah dimasukkan ke dalam
COMMAND.COM (interpreter perintah DOS), sehingga dapat langsung di eksekusi
oleh kernel DOS, di mana saja.
·
Perintah eksternal
(external command), yakni perintah-perintah yang tidak dimasukkan ke dalam
COMMAND.COM dan membutuhkan sebuah berkas yang dapat dieksekusi (berupa program
DOS) yang harus terdapat dalam direktori aktif.
Perintah-perintah
untuk bekerja dengan DOS:
§ Make
Directory (membuat direktori)
Perintahnya
: MD/nama direktori
C>MD\UMC\PIK\SOFTWARE
§ Change
Directory (pindah direktori)
Perintahnya: CD\nama direktori
C:>CD\UMC\PIK\SOFTWARE\SO
C;>SO
§ Remove
Directory (menghapus direktori)
Perintahnya: RD\nama direktori
C:>RD\UMC\PIK\SOFTWARE
Syarat
mengapus direktori:
1) Tidak
ada file didalamnya
2) Tidak
ada subdirektori didalamnya
3) Menghapus
subdirektori yang paling bawah terlebih dahulu
2.
Sistem
Operasi Windows
Sistem
Operasi Windows adalah sistem operasi berbasis grafik atau GUI (Graphical user
interface), sehingga sistem operasi ini mudah dalam pengoperasiannya. Pada
awalnya Sistem operasi Windows adalah sebuah sistem operasi yang berbasis modus
teks dan command line yang dikenal dengan nama MS DOS.
Microsoft
Windows atau lebih dikenal dengan Windows merupakan keluarga sistem operasi
yang dikembangkan oleh perusahaanpemngkat lunak terbesar di dunia Microsoft
Corporation yang berpusat di Redmond, Washington, Amerika Serikat.
Beberapa
keunggulan sistem operasi Windows diantaranya adalah:
1)
Pengoperasian mudah dan
menyenangkan (user friendly).
2)
Mendukung
multitasking,dapat menjalankan beberapa aplikasi bersamaan, seperti mengetik
sambil mendengar musik.
3)
Panjang sebuah nama
file bisa sampai 255 karakter
4)
Fasilitas Plug and Play
(PnP) untuk mengenali piranti baru yang terpasang di komputer sehingga pemakai
tinggal memakai saja.
5)
Fasilitas User Profile,
beberapa pemakai dengan komputer yang sama dapat menyimpan konfigurasi
desktopnya sendiri.
6)
Software yang mendukung
sistem operasi windows sangat banyak.
7)
Dll.
3.
Windows
Explorer
Pengertian
Windows Explorer Apa itu windows explorer? Windows Explorer adalah sebuah
aplikasi perangkat lunak yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari
beberapa versi sistem operas Microsoft Window. Aplikasi ini menyediakan
antarmuka grafl kepada pengguna untuk mengakses sistem berka (baik itu sistem
berkas cakra ataupun sistem berkas jaringan dan mengizinkannya untuk mengontrol
komputer.
Windows
Explorer merupakan istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan aspek
manajemen berkas komputer, dijalankan oleh proses dengan nama EXPLOREREXE.
Proses tersebut juga menangani beberapa fungsionalitas lainnya, seperti
pencarian (searching), asosiasi jenis ekstensi berkas, dan bertanggung jawab
dalam menampilkan desktop, iko, wallpaper, Start Men, taskbar, dan Control
Panel Windows itu sendiri sebagai pusat kontrol dan manajemen sistem operasi
Windows. Maka, tidak salah Windows Explorer juga disebut sebagai Windows Shell.
Dengan
Windows Explorer, pengguna dapat melakukan hal-hal berikut :
§ Membuat
Folder, memindahkan Folder, menyalin folder, membuka folder, mengedit, atau
menghapus berkas dan folder di dalam komputer.
§ Mencari
berkas-berkas dengan menggunakan query yang kompleks
§ Memetakan
sebuah direktori yang terdapat di dalam sebuah host di jaringan ke sebuah drive
lokal dan memutuskan pemetaan tersebut.
§ Melihat
dan memanipulasi "properties" atau metadata untuk beberapa berkas dan
beberapa objek sistem berkas lainnya.
§ Mampu
menjadikan sebuah direktori dan alat penceta dapat digunakan secara
bersama-sama melalui jaringan.
Dalam
sistem operasi Windows NT 4., Windows 200, Windows X, Windows Vist, serta
Windows Server 200, Windows Explorer juga mengizinkan pengguna untuk mengatur
izin akses sistem berkas (khusus NTF), pengauditan, dan kepemilikkan berkas.
Baca juga : Pengertian Sistem Operasi
Windows
Explorer juga dapat menampilkan struktur direktori semua sistem berkas yang
terpasang dalam sebuah komputer secara hierarkis, dimulai dari Desktop yang
merupakan hierarki tertinggi, sebelum dilanjutkan oleh anak-anak folder
miliknya (kandar lokal, kandar jaringan yang telah dipetakan ke dalam kandar
lokal, printer, dan komputer-komputer yang berdekatan di jaringan).
Cara
Membuka Windows Explorer Untuk menjalankan windows eksplorer dapat dilakukan
dengan beberapa cara:
·
Tekan tombol logo
windows + E maka jendela windows ekplorer akan ditampilkan dengan komputer
secara default terpilih pada navigation panel.
·
Tekan start menu
kemudian klik computer maka windows explorer akan ditampilkan langkah
sebelumnya.
·
Klik tombol windows
eksplorer pada task bar untuk membuka windows eksplorer dengan libraries
terpilih pada navigation pane dengan menampilkan semua library yang tersedia
(default dan custom) tergantung konflgurasi logon user.
·
Klik start menu
kemudian tekan nama pengguna maka jendela windows ekplorer ditampilkan dengan
folder profile pengguna yang sedang log on.
Komentar
Posting Komentar