BAB II GAMBARAN UMUM TEKNOLOGI INFORMASI
Banyak
aktivitas manusia yang berhubungan
dengan sistem informasi. Tak hanya di negara-negara maju, di Indonesia pun
sistem informasi telah banyak diterapkan dimana-mana, seperti di kantor, di
pasar swalayan, di bandara, dan bahkan di rumah ketika pemakai bercengkerama
dengan dunia internet. Entah disadari atau tidak, sistem informasi telah banyak
membantu manusia.
Ada
bermacam-macam sistem informasi, antara lain :
·
Sistem reservasi
pesawat terbang : digunakan dalam biro perjalanan untuk melayani
pemesanan/pembelian tiket.
·
Sistem biometrik yang
dapat mencegah orang yang tidak berwenang memasuki fasilitas-fasilitas rahasia
atau mengakses informasi yang bersifat
rahasia dengan cara menganalisa sidik jari atau retina mata.
·
Sistem POS
(Point-Of-Sale) yang diterapkan pada kebanyakan pasar swalayan dengan dukungan
pembaca barcode untuk mempercepat pemasukan data.
·
Sistem telemetri atau
pemantauan jarak jauh yang menggunakan teknologi radio, misalnya untuk
mendapatkan suhu lingkungan pada gunung berapi atau memantau getaran pilar
jembatan rel kereta api.
·
Sistem berbasiskan
kartu cerdas (smart card) yang dapat digunakan oleh juru medis untuk mengetahui
riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit karena di dalam kartu
tersebut terekam data-data mengenai pasien.
TEKNOLOGI INFORMASI
Istilah
teknologi informasi (Information Technology atau IT) mulai populer di akhir
dekade 70-an. Pada masa sebelumnya, istilah teknologi komputer atau pengolahan
data elektronis atau PDE (Electronic Data Processing atau EDP) lebih dikenal.
Istilah
teknologi informasi mulai banyak digunakan untuk menggantikan sistem informasi
manajemen. Istilah teknologi informasi
(TI) lebih berorientasi ke teknologi nya. Teknologi Informasi (TI)adalah
sub-sistem atau sistem bagian dari sistem informasi,
Istilah
Teknologi Sistem Informasi (TSI)atau Information Systems Technology(IST) juga
menunjukkan ke teknologi yang digunakan oleh sistem informasi. Istilah
teknologi sistem informasi mempunyai
arti yang mirip dengan teknologi informasi (TI) atau information technology
(IT).
Sistem
komputer (Computer System) juga merupakan teknologi informasi yang digunakan di
sistem informasi. Teknologi informasi dapat berupa teknologi apapun yang dapat
menghasilkan informasi, termasuk teknologi komputer dan teknologi
telekomunikasi. Dengan demikian sistem komputer merupakan sub-sistem atau
sistem bagian dari teknologi informasi.
DEFINISI TEKNOLOGI
INFORMASI
Istilah
teknologi sering kali rancu dengan istilah sistem informasi itu sendiri dan
kadang menjadi bahan perdebatan. Ada yang
menggunakan istilah teknologi informasi untuk menjabarkan sekumpulan
sistem informasi, pemakai, dan manajemen (diulas oleh Turban, McLean, dan Wetherbe,
1999). Pendapat ini menggambarkan teknologi dalam perspektif yang luas. Namun,
kalau didasarkan pada definisi sistem informasi menurut Alter, teknologi
informasi hanyalah bagian dari sistem informasi.
Contoh Teknologi
Informasi :
Mikrokomputer,
komputer mainframe, pembaca barcode, perangkat lunak pemroses transaksi,
perangkat lunak lembar kerja (spreadsheet), dan peralatan komunikasi dan
jaringan.
PERANAN TEKNOLOGI
INFORMASI
Peranan
teknologi informasi pada aktivitas manusia pada saat ini memang begitu besar.
Teknologi informasi telah menjadi fasilitator utama bagi kegiatan-kegiatan
bisnis, memberikan andil besar terhadap perubahan-perubahan yang mendasar pada
struktur, operasi, dan manajemen organisasi. Berkat teknologi ini, berbagai
kemudahan dapat dirasakan oleh manusia.
Contoh Hasil
Penerapan Teknologi Informasi :
Pengambilan uang
melalui ATM (Anjungan Tunai Mandiri), transaksi melalui Internet yang dikenal
dengan e-commerce atau perdagangan elektronik, transfer uang melalui fasilitas
e-bankingyang dapat dilakukan dari rumah, dll.
Secara garis
besar, dapat dikatakan bahwa :
·
Teknologi informasi
menggantikanperan manusia. Dalam hal ini, teknologi informasi melakukan otomasi
terhadap suatu tugas atau proses.
·
Teknologi memperkuat
peran manusia, yakni dengan menyajikan informasiterhadap suatu tugas atau
proses.
·
Teknologi informasi
berperan dalam restrukturisasi terhadap peran manusia. Dalam hal ini, teknologi
berperan dalam melakukan perubahan-perubahan terhadap sekumpulan tugas atau
proses.
·
Banyak perusahaan yang
berani melakukan investasi yang sangat tinggi di bidang teknologi informasi.
Alasan yang paling umum adalah adanya kebutuhan untuk mempertahankan dan
meningkatkan posisi kompetitif, mengurangi biaya, meningkatkan fleksibilitas,
dan tanggapan.
·
Kecenderungan Teknologi
Informasi Terhadap Sistem Informasi
·
Alter (1992)
mengemukakan berbagai kecenderungan teknologi yang berkaitan dengan sistem
informasi, yaitu :
Ø Peningkatan
kecepatan dan kapasitas komponen-komponen elektronik.
Ø Ketersediaan
informasi dalam bentuk digital semakin banyak.
Ø Portabilitas
peralatan-peralatan elektronis semakin meningkat.
Ø Konektivitas
meningkat.
Ø Kemudahan
pemakaian meningkat.
Ø Ketidakmampuan
mengotomasikan logika masih berlanjut.
Komentar
Posting Komentar